Ku tulis puisi terindah untukmu dengan tinta penuh cinta dan sehelai kertas selembut kasih sayang entah dari mana aku memulai semua pesona di dirimu adalah yang terindah. Langit pun menunduk melihat wajahmu rembulam pun bersembunyi

Puisi “Cinta Tak Akan Datang Dengan Diam” Ketika mulut sulit terucap Keinginan hati ingin berkata Dengan kuat Aku menahan rasa Sampai jam pun terasa menyela Hemm.. Aku masih duduk bersamanya Dengan gemetar dan bercucur keringat

pancaran sinar bulan menyinariku dalam sendiri, dalam lamunan hati amat sedih. oh, bulan temanilah aku yang sendiri, karna ditinggalkan dirinya yang tlah pergi. sungguh, aku tak bisa melupakan senyumnya dalam pikiranku, senyum yang slalu ia

Cinta dalam Perbedaan – Semua berawal saat aku PKL di kota Bandung. Aku mengenal nya, dimana dia berasal dari kampus yang berbeda dengan ku. Selama di tempat PKL, begitu banyak kenangan yang kami lalui. Sampai