Tak pernah siapapun menduga Kamis kemarin, 1 Februari 2018, hari terakhir guru muda Ahmad Budi Cahyono terakhir mengajar. Berhenti untuk mengajar selama-lamanya. Berpulang ia meninggalkan duka. Pagi ini air mata masih basah di Sampang, Madura.

Cerita nyata ini Saya alami sendiri, ketika itu Saya mendapat panggilan kerja dari sebuah perusahaan swasta. Saya datang pagi-pagi dengan alasan agar Saya tidak terlambat datang. Sampai ditempat saya pun langsung dipersilahkan masuk oleh bagian

Dia menangis karena tidak mendapatkan sembako , karena yang terdaftar nama kakeknya bukan dia, Namun kakeknya tidak bisa datang karena sakit Umurnya 8 tahun, saat itu ada sebuah organisasi sibuk membagikan sembako untuk kaum duafa

  • 1
  • 2